A kindergarten teacher has decided to let her class play a game. The teacher told each child in the class to bring along a plastic bag containing a few potatoes. Each potato will be given a name of a person that the child hates, so the number of potatoes that a child will put in his/her plastic bag will depend on the number of people he/she hates.
So when the next day came, every child brought some potatoes with the name of the people he/she hated. Some had 2 potatoes; some 3 while some up to 5 potatoes.
The teacher then told the children to carry with them the potatoes in the plastic bag wherever they go (even to the toilet) for 1 week.
Days after days passed by, and the children started to complain due to the unpleassant smell let out by the rotton potatoes. Besides, those having 5 potatoes also had to carry havier bags. After 1 week, the children were relieved because the game had finally ended.
The teacher asked: "How did you feel while carrying the potatoes with you for 1 week?" The children let out their frustrations and started complaining of the touble that they had to go through having to carry the heavy and smelly potatoes wherever they go.
Then the teacher told them the hidden meaning behind the game. The teacher said: "This is exactly the situation when you carry your hatred for somebody inside your head. The stench of hatred will contaminate your heart and you will carry it with you wherever you go. If you cannot tolerate the smell of rotten potatoes for just 1 week, can you imagine what is it like to have the stench of hatred in your heart for your lifetime???"
MORAL OF THE STORY
Throw away any hatred for anyone from your heart so that you will not carry sins for a lifetime. Forgiving others is the best attitude to take!
Sunday, November 15, 2009
Bingkisan Doa
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan...
Dia milikku tercipta buatku...
Satukanlah hatinya dengan hatiku...
Titipkanlah kebahagiaan antara kami...
Agar kemesraan itu abadi...
Dan Ya Allah...ya Tuhanku Yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini...
Ketepian yang sejahtera dan kekal abadi...
Tetapi ya Alalh....
Seandainya telah Engkau takdirkan...
Dia bukan milikku...
Bawalah ia jauh dari pandangan ku...
Luputkanlah ia dari ingatanku...
Dan peliharalah aku dari kekecewaan...
Serta ya Allah ya Tuhanku Yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan...
Melontar bayangannya jauh ke dada langit...
Hilang bersama senja nan merah...
Agarku bisa bahagia...
Walaupun tanpa bersama dengannya...
Dan ya Allah Yang Tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang...
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah...
Walaupun tidak sama dengan dirinya...Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahlah aku dengan takdirmu...
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan...
Adalah yang terbaik buatku...kerana Engkau Maha Mengetahui...
Segala yang terbaik buat hambaMu ini...
Ya Allah...
Cukupkanlah Engkau sahaja yang menjadi pemeliharaku...
Di duni dan di akhirat...
Dengarklah rintihan dari hambaMu yang daif ini...
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang dhaif ini...
Jangan Engkau biarkan aku sendirian...
Di dunia ini mahupun di akhirat...
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran...
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman...
Supaya aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup...
Ke jalan yang Engkau redhai...
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh.
Amin...Ya Rabbal A'lamin.
Seandainya telah Engkau catatkan...
Dia milikku tercipta buatku...
Satukanlah hatinya dengan hatiku...
Titipkanlah kebahagiaan antara kami...
Agar kemesraan itu abadi...
Dan Ya Allah...ya Tuhanku Yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini...
Ketepian yang sejahtera dan kekal abadi...
Tetapi ya Alalh....
Seandainya telah Engkau takdirkan...
Dia bukan milikku...
Bawalah ia jauh dari pandangan ku...
Luputkanlah ia dari ingatanku...
Dan peliharalah aku dari kekecewaan...
Serta ya Allah ya Tuhanku Yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan...
Melontar bayangannya jauh ke dada langit...
Hilang bersama senja nan merah...
Agarku bisa bahagia...
Walaupun tanpa bersama dengannya...
Dan ya Allah Yang Tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang...
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah...
Walaupun tidak sama dengan dirinya...Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahlah aku dengan takdirmu...
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan...
Adalah yang terbaik buatku...kerana Engkau Maha Mengetahui...
Segala yang terbaik buat hambaMu ini...
Ya Allah...
Cukupkanlah Engkau sahaja yang menjadi pemeliharaku...
Di duni dan di akhirat...
Dengarklah rintihan dari hambaMu yang daif ini...
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang dhaif ini...
Jangan Engkau biarkan aku sendirian...
Di dunia ini mahupun di akhirat...
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran...
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman...
Supaya aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup...
Ke jalan yang Engkau redhai...
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh.
Amin...Ya Rabbal A'lamin.
Andai Ini Ramadhan Terakhir...
wahai dikau...renunglah engkau akan nasib diri
wahai qalbu...sedarkah engkau akan gerak hati
wahai aqal...terfikirkah engkau akan apa yang bakal terjadi
andai ini merupakan Ramadhan yang terakhir kali
buatmu sekujur jasad yang bakal berlalu pergi
tatkala usia bernoktah di penghujung kehidupan duniawi
pabila tiba saat tepat seperti yang dijanji Illahi
kematian....adalah sesuatu yang pasti
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
biarpun anak tekak kering kehausan air
tentu engkau tidak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu...merayu...kepada-Nya Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau kerjakan di awal waktu
solat yang dikerjai...sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh, minda, dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'lamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekelian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau persiakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dipersia begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan pesta-pestaan
berterawih...berqiamullail...bertahajjud...
mengadu...merintih...meminta belas kasih
"Sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-Mu
tapi...aku tidak sanggup untuk ke neraka-Mu"
oleh itu duhai Ilahi...kasihanilah daku hamba-Mu ini
andai kau tahu ini Ramadhan Terakhir
tentu dirimu tidak akan melupai mereka yang tersayang
ayuh ke mari kita meraihkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih berkat dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal bersedia batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan...lorong-lorong redha Ar-Rahman
duhai Ilahi...
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling bererti....paling berseri...
menerangi kegelapan hati-hati kami
menyuluhi diri ke jalan menuju redha serta kasih sayang Mu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
namun saudara...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
samada Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali
hanya yang termampu bagi seorang hamba itu
berusaha...bersedia...meminta belas-Nya
andai benar ini Ramadhan terakhir buat kita...
wahai qalbu...sedarkah engkau akan gerak hati
wahai aqal...terfikirkah engkau akan apa yang bakal terjadi
andai ini merupakan Ramadhan yang terakhir kali
buatmu sekujur jasad yang bakal berlalu pergi
tatkala usia bernoktah di penghujung kehidupan duniawi
pabila tiba saat tepat seperti yang dijanji Illahi
kematian....adalah sesuatu yang pasti
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
biarpun anak tekak kering kehausan air
tentu engkau tidak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu...merayu...kepada-Nya Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau kerjakan di awal waktu
solat yang dikerjai...sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh, minda, dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'lamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekelian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau persiakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dipersia begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan pesta-pestaan
berterawih...berqiamullail...bertahajjud...
mengadu...merintih...meminta belas kasih
"Sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-Mu
tapi...aku tidak sanggup untuk ke neraka-Mu"
oleh itu duhai Ilahi...kasihanilah daku hamba-Mu ini
andai kau tahu ini Ramadhan Terakhir
tentu dirimu tidak akan melupai mereka yang tersayang
ayuh ke mari kita meraihkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih berkat dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal bersedia batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan...lorong-lorong redha Ar-Rahman
duhai Ilahi...
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling bererti....paling berseri...
menerangi kegelapan hati-hati kami
menyuluhi diri ke jalan menuju redha serta kasih sayang Mu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
namun saudara...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
samada Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali
hanya yang termampu bagi seorang hamba itu
berusaha...bersedia...meminta belas-Nya
andai benar ini Ramadhan terakhir buat kita...
Lelaki Acuan Al-Quran
Lelaki Acuan Al-Quran Ialan Seorang Lelaki Yang Beriman
Yang Hatinya Disaluti Rasa Taqwa Kepada Allah SWT
Yang Sentiasa Haus Dengan Ilmu
Yang Sentiasa Dahaga Dengan Pahala
Yang Solatnya Adalah Maruah Dirinya
Yang Tidak Pernah Takut Berkata Benar
Yang Tidak Pernah Gentar Untuk Melawan Nafsu
Lelaki Acuan Al-Quran Ialah Lelaki Yang Menjaga Tuturnya
Yang Tidak Bermegah Dengan Ilmu Yang Dimilikinya
Yang Tidak Bermegah Dengan Harta Dunia Yang Dicarinya
Yang Sentiasa Berbuat Kebaikan Kerana Sifatnya
Yang Pelindung
Yang Mempunyai Ramai Kawan Dan Tidak Mempunyai Musuh Yang Bersifat Jembalang
Lelaki Acuan Al-Quran Ialah Lelaki Yang Menghormati Ibubapanya
Yang Sentiasa Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Dan Keluarga
Yang Bakal Menjaga Keharmonian Rumahtangga
Yang Akan Mendidik Anak-Anak Dan Isteri Mendalami Agama Islam
Yang Mengamalkan Hidup Penuh Kesederhanaan Kerana Dunia Baginya Adalah
Rumah Sementara Menunggu Akhirat
Lelaki Acuan Al-Quran Sentiasa Bersedia Untuk Agamanya
Yang Hidup Di Bawah Naungan Al-Quran Dan Mencontohi Sifat Rasulullah SAW
Yang Boleh Diajak Berbincang Dan Berbicara
Yang Sujudnya Penuh Kesyukuran Dengan Rahmat Allah Ke Atasnya
Lelaki Acuan Al-Quran Tidak Pernah Membazirkan Masa
Yang Matanya Kepenatan Kerana Kuat Membaca
Yang Suaranya Lesu Kerana Penat Mengaji Dan Berzikir
Yang Tidurnya Lena Dengan Cahaya Keimanan
Yang Bangun Subuhnya Penuh Dengan Kecerdasan
Kerana Sehari Lagi Usianya Bertambah Penuh Kematangan
Lelaki Acuan Al-Quran Sentiasa Mengingati Mati
Yang Baginya Hidup Di Dunia Adalah Ladang Akhirat
Yang Mana Buah Kehidupan Itu Perlu Dibajai Dan Dijaga
Meneruskan Perjuangan Islam Sebelum Hari Kemudian
Lelaki Acuan Al-Quran Ialan Lelaki Yang Tidak Mudah Terpesong Dengan Buaian Dunia
Kerana Dia Mengimpikan Syurga
Di Situlah Rumah Impiannya
Bersama Wanita Acuan Al-Quran
Saya Suka...
Saya suka sangat tengok jari-jemari teman wanita saya,
Cantik betul...Sungguh! Sampai saya takut nak Pegang.
Bukan takut jari-jemarinya patah,
Tapi takut nanti jemari-jemari kami tidak boleh saling
bantu-membantu di suatu hari yang amat dasyat di hadapan yang Maha Esa.
Saya suka sangat tengok rambutnya.
Cantik betul...Sungguh! Sebab itu saya belikan dia tudung.
Bukannya cemburu orang lain tengok,
Bukan! Tapi sebab saya mahu rambutnya sentiasa ditutup
macam dalam iklan dot dot dot itu sampai bila-bila takut nanti dibakar dek api neraka,
di suatu hari yang amat dahsyat di hadapan yang Maha Pencipta!
Saya suka sangat tengok body teman wanita saya solid betul...
Sungguh! Sebab itu saya belikan dia telekung supaya masa
'Dating dengan kekasih dia yang utama', dia jaaaaaauh lebih cantik
dan berseri menghadap-Nya. Saya pun tumpang dapat pahala syoknya!
Saya sedih sangat bila tengok teman wanita saya tidak tidur,
Tidak makan sebab rindukan saya.
Saya pun macam itu juga. Si dia tanya,
"Apa ubatnya bang?" saya pun bagi dia Al-Quran
sebagai penenang jiwa semoga dia cintakan-Nya lebih daripada saya.
Saya sedih tengok dia selalu pesan macam-macam;
"Makan, minum, jaga diri, pandu kereta elok-elok nanti awak sakit
saya juga yang susah hati bla bla bla." Tapi bila tengok wayang sama-sama,
Terlepas asar, maghrib begitu sahaja, dia tidak kata apa pun.
Aduuuuh berdosanya saya!
Saya memang sayang sangat pada dia. Saya mahu jumpa dia, bersama dia,
cinta secinta-cintanya. Cinta yang abadi di dunia dan berkasih sayang di akhirat,
ber'dating' di syurga kerana di situlah tempat yang kekal selama-lamanya.
Doakan kami saling ingat-mengingati, insaf-menginsafi.
Ya Allah, ampunkanlah kami
Semoga kami dapat kekal bersama selama-lamanya,
Di syurga nanti. Amin
Cantik betul...Sungguh! Sampai saya takut nak Pegang.
Bukan takut jari-jemarinya patah,
Tapi takut nanti jemari-jemari kami tidak boleh saling
bantu-membantu di suatu hari yang amat dasyat di hadapan yang Maha Esa.
Saya suka sangat tengok rambutnya.
Cantik betul...Sungguh! Sebab itu saya belikan dia tudung.
Bukannya cemburu orang lain tengok,
Bukan! Tapi sebab saya mahu rambutnya sentiasa ditutup
macam dalam iklan dot dot dot itu sampai bila-bila takut nanti dibakar dek api neraka,
di suatu hari yang amat dahsyat di hadapan yang Maha Pencipta!
Saya suka sangat tengok body teman wanita saya solid betul...
Sungguh! Sebab itu saya belikan dia telekung supaya masa
'Dating dengan kekasih dia yang utama', dia jaaaaaauh lebih cantik
dan berseri menghadap-Nya. Saya pun tumpang dapat pahala syoknya!
Saya sedih sangat bila tengok teman wanita saya tidak tidur,
Tidak makan sebab rindukan saya.
Saya pun macam itu juga. Si dia tanya,
"Apa ubatnya bang?" saya pun bagi dia Al-Quran
sebagai penenang jiwa semoga dia cintakan-Nya lebih daripada saya.
Saya sedih tengok dia selalu pesan macam-macam;
"Makan, minum, jaga diri, pandu kereta elok-elok nanti awak sakit
saya juga yang susah hati bla bla bla." Tapi bila tengok wayang sama-sama,
Terlepas asar, maghrib begitu sahaja, dia tidak kata apa pun.
Aduuuuh berdosanya saya!
Saya memang sayang sangat pada dia. Saya mahu jumpa dia, bersama dia,
cinta secinta-cintanya. Cinta yang abadi di dunia dan berkasih sayang di akhirat,
ber'dating' di syurga kerana di situlah tempat yang kekal selama-lamanya.
Doakan kami saling ingat-mengingati, insaf-menginsafi.
Ya Allah, ampunkanlah kami
Semoga kami dapat kekal bersama selama-lamanya,
Di syurga nanti. Amin
Suami Idaman
Ketenangan terpancar pada wajahnya,
Berzikir sentiasa memuji Tuhannya,
Keimanan yang tebal di dalam dada,
Itulah jejaka idaman saya.
Hatinya sentiasa memuji Allah,
Sifatnya juga sangat pemurah,
Sentiasa tersenyum seperti Rasulullah,
Menghadapi dugaan dengan tabah.
Tidakku nilai ketampanan rupa,
Tidakku nilai kekayaan harta,
Budi pekerti ukur taranya,
Insyallah itu penentu bahagia.
Zikir sentiasa bermain di bibirnya,
Solat fardhu tidak ditinggalkannya,
Solat sunat turut dilaksanakannya,
Ciri lelaki impian dara.
Berzikir sentiasa memuji Tuhannya,
Keimanan yang tebal di dalam dada,
Itulah jejaka idaman saya.
Hatinya sentiasa memuji Allah,
Sifatnya juga sangat pemurah,
Sentiasa tersenyum seperti Rasulullah,
Menghadapi dugaan dengan tabah.
Tidakku nilai ketampanan rupa,
Tidakku nilai kekayaan harta,
Budi pekerti ukur taranya,
Insyallah itu penentu bahagia.
Zikir sentiasa bermain di bibirnya,
Solat fardhu tidak ditinggalkannya,
Solat sunat turut dilaksanakannya,
Ciri lelaki impian dara.
Tingkah Laku Pasangan Bahagia
Sejak awal tahun-tahun 90-an, pakar-pakar psikologi mula mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan sesetengah pasangan berjaya mengecap hidup bahagia dalam perkahwinan mereka. Tujuan kajian mereka adalah menghasilkan panduan-panduan bagu pasangan lain bagaimana untuk hidup bahagia.
Pasangan-pasangan yang bahagia berjaya mengekalkan kebahgiaan mereka kerana mereka itu bekerja keras mengekalkan kebahagiaan mereka. Antara pelbagai kerja-kerja keras yang mereka lakukan adalah seperti berikut:
1. BERINTERAKSI DENGAN SOPAN
Mereka menggunakan cara-cara yang sopan apabila berinteraksi. Walau dalam keadaan marah sekalipun mereka tidak bersikap biadab kepada satu sama lain
Mereka bersikap riang dan ramah mesra kepada pasangan. Mereka menahan diri daripada perbuatan mengkritik peribadi, kebolehan dan memikirkan masing-masing. Demi menjaga hati pasangan, mereka sanggup berkorban dengan tidak memperkatakan perkara-perkara yang betul sekalipun jikalau perkara itu boleh melukai hati pasangan.
2. BERCAKAP MENGENAI MASA LALU YANG BAHAGIA
Apabila bercakap mengenai masa lalu, mereka hanya bercakap berkenaan perkara-perkara yang boleh membahagiakan mereka sahaja. Mereka juga ada cara-cara mereka sendiri bagi mengingati peristiwa-peristiwa lalu yang mereka anggap penting dan penuh makna.
3. MEMBUAT AKTIVITI BERSAMA
Mereka suka bersama-sama. Ini mereka lakukan dengan cara membuat pelbagai aktiviti secara bersama-sama.
4. MENZIARAHI KELUARGA DAN SAHABAT BERSAMA
Mereka suka menziarahi kaum keluarga dan sahabat handai bersama-sama.
5. MEREKA SENTIASA BERSAMA-SAMA
Mereka suka bergurau senda dan menyakat satu sama lain. Mereka suka berbual kosong berdua-duaan. Ada kalanya mereka hanya duduk-duduk sahaja dengan tidak banyak bercakap.
6. MEREKA MENJAGA PENAMPILAN
Mereka sama-sama mengambil berat berkenaan rupa paras, penampilan dan kesihatan mereka.
7. MEREKA MENGAMBIL BERAT LAYANAN SEKS
Mereka tidak mengambil ringan berkenaan hubungan seks. Mereka berusaha member layanan seks yang menykakan dan memuaskan pasangan mereka. Mereka tidak menggunakan seks sebagai alat bagi memutar-belit dan menghukum pasangan.
8. MEREKA MAHIR MENDENGAR
Mereka memiliki kemahiran mendengar tinggi. Mereka tahu bila masanya mereka patut diam sahaja dan menumpukan perhatian kepada apa yang diucapkan oleh pasangan. Mereka juga mahir mendengar dengan tidak membuat sebarang penilaian dan pengadilan.
9. MEREKA TOLONG MENOLONG
Mereka suka saling tolong menolong, termasuk dalam membuat kerja-kerja rumah.
10. MEREKA MEMANG MAHU MENYERONOKKAN PASANGAN
Mereka menjadikan tujuan menyeronokkan hati pasangan sebagai matlamat utama mereka dalam kegiatan sehari-hari.
Kebanyakkan pasangan Berjaya mengekalkan jodoh mereka hingga ke akhir hayat. Tetapi ini tidak bermakna jodoh yang kekal adalah jodoh yang bahagia. Banyak juga orang yang kekal hidup dalam ketidakbahagiaan bersama pasangan mereka.
Subscribe to:
Posts (Atom)












